JAKARTA–MI: Bank Dunia memperkirakan laju inflasi Indonesia pada 2011 meningkat khususnya dipengaruhi inflasi impor. Angka inflasi pada 2011 akan mengalami penyesuaian pada tingkat inflasi headline mencapai 6,4 persen. Ini jauh dari asumsi yang ditetapkan pemerintah sebesar 5,3 persen.

Demikian laporan Bank Dunia yang disampaikan dalam diskusi Perkembangan Triwulan Perekonomian Indonesia di Jakarta, Selasa (28/9). “Tahun depan diperkirakan terjadi beberapa peningkatan inflasi impor dengan meningkatnya ramalan bagi mitra-mitra dagang utama Indonesia. Ini bersama dengan ramalan investasi dan pertumbuhan kredit yang lebih baik. Inflasi akan mengalami penyesuaian pada tingkat inflasi headline mencapai 6,4%,” jelas Ekonom Senior Bank Dunia Enrique Blanco Armas.

Pihaknya memperkirakan laju inflasi Indonesia tahun depan meningkat. Meski sebagian besar gangguan pasokan jangka pendek berakhir. Tingkat inflasi 2011 diperkirakan berada di atas sasaran Bank Indonesia (BI) sebesar 4-6%.

Pasalnya, pemulihan pinjaman baru dan percepatan basis uang yang terjadi sejak 2009 mendorong permintaan dalam negeri. Di sisi lain, penyesuaian harga energi menuju harga keekonomian terus berlanjut.

Di samping itu, untuk Indeks Harga Konsumen (IHK) 2010 berdasarkan perkiraan Bank Dunia relatif tidak berubah yakni 5,1%. Perkiraan yang tidak berubah mencerminkan sebagian besar kejutan harga pangan pada tiga bulan terakhir hanya bersifat sementara dan cenderung turun.

Peningkatan besar yang di harga beras berkualitas rendah pada tiga bulan terakhir akan turun di akhir 2010.

sumber : http://www.mediaindonesia.com